Surat Penolakan Pemutusan Hubungan Kerja

Isi
Surat Penolakan Pemutusan Hubungan Kerja — halaman 1
Surat Penolakan Pemutusan Hubungan Kerja — halaman 2
Surat Penolakan Pemutusan Hubungan Kerja — halaman 3

Isi

Teks dokumen

[KOTA], [TANGGAL SURAT]

Nomor [NOMOR SURAT, JIKA ADA]

Lampiran [JUMLAH] berkas

Perihal Penolakan Pemutusan Hubungan Kerja dan Permohonan Perundingan Bipartit

Kepada Yth.

[NAMA PIMPINAN / KEPALA BAGIAN SDM]

[NAMA PERUSAHAAN]

[ALAMAT PERUSAHAAN]

Dengan hormat,

Saya yang bertanda tangan di bawah ini:

Nama lengkap [NAMA LENGKAP]

NIK (KTP) [NIK]

Nomor induk karyawan [NOMOR INDUK KARYAWAN]

Jabatan / bagian [JABATAN / BAGIAN]

Status hubungan kerja [PKWT / PKWTT]

Mulai bekerja [TANGGAL MULAI BEKERJA]

Alamat [ALAMAT]

Telepon / e-mail [NOMOR TELEPON] / [E-MAIL]

dengan ini menyampaikan bahwa pada tanggal [TANGGAL DITERIMA] saya telah menerima surat pemberitahuan pemutusan hubungan kerja Nomor [NOMOR SURAT PEMBERITAHUAN] tanggal [TANGGAL SURAT PEMBERITAHUAN] (terlampir), yang menyatakan bahwa hubungan kerja saya akan berakhir pada tanggal [TANGGAL PHK] dengan alasan [ALASAN PHK MENURUT PERUSAHAAN].

Sesuai dengan Pasal 39 ayat (1) Peraturan Pemerintah Nomor 35 Tahun 2021, dengan surat ini saya menyatakan menolak pemutusan hubungan kerja tersebut, dengan alasan sebagai berikut:

1. [ALASAN 1 — misalnya: alasan PHK tidak sesuai dengan fakta, atau tidak pernah ada surat peringatan sebelumnya]

2. [ALASAN 2 — misalnya: hak-hak akibat PHK tidak dicantumkan atau perhitungannya tidak sesuai]

3. [ALASAN 3 — jika ada]

Sesuai dengan Pasal 39 ayat (2) Peraturan Pemerintah Nomor 35 Tahun 2021 dan Pasal 3 Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2004 tentang Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial, saya mengajukan permohonan agar perbedaan pendapat ini diselesaikan melalui perundingan bipartit secara musyawarah untuk mencapai mufakat. Saya mengusulkan perundingan pertama dilaksanakan pada:

Hari / tanggal [HARI, TANGGAL]

Waktu [JAM]

Tempat [TEMPAT / TAUTAN RAPAT DARING]

Saya memohon agar setiap perundingan dibuatkan risalah yang ditandatangani oleh para pihak, sebagaimana diatur dalam Pasal 6 Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2004.

Apabila perundingan bipartit tidak mencapai kesepakatan, saya akan mencatatkan perselisihan ini kepada instansi yang bertanggung jawab di bidang ketenagakerjaan setempat sesuai dengan Pasal 4 ayat (1) Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2004.

Demikian surat ini saya sampaikan. Atas perhatian Bapak/Ibu, saya ucapkan terima kasih.

Hormat saya,

[TANDA TANGAN]

[NAMA LENGKAP]

Tembusan:

1. [PENGURUS SERIKAT PEKERJA/SERIKAT BURUH DI PERUSAHAAN, JIKA ADA]

2. Arsip

Lampiran:

1. Salinan surat pemberitahuan PHK Nomor [NOMOR SURAT PEMBERITAHUAN]

2. [DOKUMEN PENDUKUNG — perjanjian kerja, slip gaji, surat peringatan, dan lain-lain]

TANDA TERIMA

Surat penolakan PHK dari [NAMA LENGKAP] telah diterima oleh:

Nama [NAMA PENERIMA]

Jabatan [JABATAN PENERIMA]

Tanggal dan jam [TANGGAL, JAM]

Tanda tangan

Kolom dalam [KURUNG SIKU] wajib diisi atau dihapus. Pilihan dipisahkan dengan garis miring (misalnya [PKWT / PKWTT]). © Layers (layers.md), lisensi CC BY 4.0 (https://creativecommons.org/licenses/by/4.0/). Templat ini bukan nasihat hukum.

Balas dokumen ini atau dapatkan pengingat tenggat: https://layers.md/id/surat-penolakan-phk?from=reply-id-penolakan-phk